Blog Archive
-
▼
2013
(804)
-
▼
September
(30)
- Shireen Sungkar Bukan Fitri Lagi
- Serba Putih di Pernikahan Gading dan Gisel
- Rahmawati Tolak Tayang Film "Soekarno: Indonesia...
- Ditinggal Salat Jumat, Tahanan Kabur
- NOAH Abadikan Tur Dua Benua Lima Negara dalam Buku
- Tya Subiakto Sibuk di Balik Layar
- Sigur Ros Jadi Bintang Tamu "Game of Thrones"
- Istri Ditangkap Polisi, Yudi Setiawan Mangkir di S...
- Ahmad Dhani: Semoga Saya Tidak Dipenjara
- Kick-Ass 2: Manusia Biasa Juga (Bisa Jadi) Superhero
- Ale dan Nia Tak Pilih Jakarta untuk Pengambilan Ga...
- Zaskia "Gotik" Sudah Tutup Hatinya untuk Vicky
- Film 308 Masuk Screamfest Horror Film Festival 2013
- Hoax, Kabar Anak Ahmad Dhani Meninggal
- Sahabat Munir: Pemerintah Tak Serius Tuntaskan Kas...
- Harrison Ford Tertarik Kalimantan
- Judul Sekuel Terbaru "Transformers" Sudah Diumumkan
- Keluarga Pertanyakan Surat Penangguhan Benny Handoko
- Zaskia Beri ASI Eksklusif, Berat Badannya Normal Lagi
- Gading: Biaya Nikah Miliaran? Waduh, Belum Terhitung
- "Saatnya KPK Tahan Andi Mallarangeng"
- Dyah Ayu Lestari Suka Yang Dari Daerah
- Pasangan Wardan-Rosman Unggul di Pilkada Inhil
- Grup Pandai Besi Mengundang Tanya
- Koes Plus Bikin Margareth Girang
- Ringgo Agus Rahman Bantah Sudah Nikah
- September 2013, Hugh Jackman Akan Terima Dua Pengh...
- Jelang Vonis Djoko, Polisi Siapkan Baracuda di Pen...
- Angel Karamoy Pilih Merawat Hati
- Kristen Stewart "Topless" untuk Iklan Parfum
-
▼
September
(30)
Sabtu, 01 Juni 2013
Denada Berbisnis Tas Kulit Rusa dan Ular
HERU SRI KUMORODenada Penyanyi Kompas/Heru Sri Kumoro (KUM) 28-05-2011
JAKARTA, KOMPAS.com — Penyanyi Denada mulai punya kesibukan di luar panggung musik. Ia kini menjajaki dunia bisnis. Pilihannya, bergelut di bisnis tas yang sebagian besar berbahan kulit.
"Kebetulan saya belajar buat desain tas di Florence, Italia, dan suami saya ngasih mesin jahit. Nah, dari situ saya mulai giat bikin desain dan serius dengan bisnis ini," katanya saat konferensi pers Bintan Triathlon 2013 di Jakarta, Selasa (28/5/2013).
Denada mengaku bahan-bahan tasnya tersebut lebih banyak didatangkan dari Indonesia, seperti kulit rusa dan ular.
Dia menuturkan, tas yang diberi merek "Kail" itu belum dijual ke pasaran dan baru dikenalkan ke keluarga dan beberapa teman dekatnya.
"Aku belum launch. Sekarang ini masih dalam tahap trial and error, sementara buat keluarga dan teman aja. Mereka kebanyakan minta dibikinin desain buat tas pesta," katanya.
Denada mengaku mendesain sendiri tas-tasnya dengan dibantu dua asisten. Ibu satu anak tersebut juga dibantu suaminya, yaitu fotografer sekaligus ahli desain grafis Jerry Aurum.
Dia mengaku bisnis tersebut terinspirasi dari kesukaannya dan pengalamannya dengan tas.
"Sebagai ibu, saya kepengin membuat tas itu yang nyaman dan muat banyak. Banyak tas yang kelihatannya besar, tapi tidak muat banyak dan sakit di pundak," katanya.
Untuk saat ini, dia berharap ingin mengikuti pameran internasional dan mempromosikan produknya tersebut ke Jepang dan Hongkong.
Blog RSS Feed
Via E-mail
Twitter
Facebook