Blog Archive

Kamis, 14 Februari 2013

"Before Midnight" Kembali Pertemukan Hawke dan Delpy


Delpy dan Ethan Hawke

LOS ANGELES, KOMPAS.com -- Ethan Hawke dan Julie Delpy bertemu kembali sebagai Jesse dan Celine dalam film Before Midnight, melanjutkan kisah mereka dalam  Before Sunrise (1995) dan  Before Sunset (2004).

Dalam film yang berlatar 18 tahun setelah  Before Sunrise ini, penonton diajak menyaksikan pasangan Jesse dan Celine sedang berlibur di Yunani, dan bagaimana keduanya hidup dengan putri kembar mereka di Paris sementara putra Jesse tinggal bersama ibunya di Chicago.

Before Midnight menunjukkan bagaimana perputaran hidup membawa seorang turis Amerika dan mahasiswi Prancis yang bertemu di kereta menuju Wina tahun 1995 dan sembilan tahun kemudian di Paris dalam  Before Sunset.

Mereka masih saling mencintai, hanya kali ini mereka lebih tua, lebih berat, dan lebih sering bertengkar, sementara keharusan Jesse kembali untuk anak remaja lelakinya dan tekad Celine untuk mengejar karier di Prancis menguji jalinan hubungan mereka sampai garis batas.

Richard Linklater, yang menyutradarai dan ikut menulis naskah serial film tersebut, menggarisbawahi sifat alamiah seri "Before..." saat ditanya tentang kemungkinan membuat lanjutan keempat kisah tersebut sekitar tahun 2022.

"Fakta bahwa kami telah membuat dua sekuel, saya rasa itu yang menimbulkan pertanyaan. Saya, atas nama kelompok, mengatakan kami benar-benar tidak tahu akan seperti apa nanti," katanya seperti dikutip Reuters.

"Kami mungkin tidak akan buat untuk enam tahun ke depan. Tapi siapa yang tahu?" katanya.

Sementara aktris Prancis, Delpy, bercanda akhir seri film ini akan seperti pembuatan kembali drama nominasi Oscar karya Michael Haneke yang berjudul  Amour, tentang lansia berusia 80 tahunan menghadapi kematian yang tanpa bisa dihindari makin mendekat.

Hawke mengatakan, dia, Delpy, dan Linklater yang terlibat dalam pembuatan naskah film selama dua tahun lebih merasakan beban terhadap ekspektasi penonton pada cerita dalam film ketiga ini.

"Saya belum bertemu sutradara dalam sembilan tahun belakangan, yang tidak memberitahu saya tentang akan seperti apa film ketiga ini. Jadi kami tahu, kami maju menghadapi perkiraan orang tentang bagaimana seharusnya Jesse dan Celine. Itu menyesakkan," kata Hawke.

Before Midnight mencakup adegan tunggal panjang tentang bagaimana pasangan itu mengarungi kehidupan yang rumit dari keluarga yang terpecah, tekanan pekerjaan dan keakraban hidup bersama.

Linklater menekankan dialog yang mungkin terlihat spontan dan seperti improvisasi dalam seri film itu sebenarnya merupakan hasil kerja keras. "Terlihat seperti improvisasi. Tapi tidak. Itu hasil latihan keras dan terstruktur," katanya.

Tanggapan terhadap film Before Midnight sendiri cukup beragam.

The Guardian menyebut film itu sedikit memaksa, tapi The Hollywood Reporter menulis, "Meski sedikit lebih sulit ditonton, penonton yang tumbuh bersama Celine dan Jesse akan menghargai episode baru ini."

Sementara laman IMDb yang memberikan rating 8,0 untuk Before Sunrise  dan  Before Sunset, memberikan rating 9,2 untuk Before Midnight.

 

Read more »

Bale Pimpin Tottenham Tundukkan Lyon

LONDON, KOMPAS.com — Tottenham Hotspur menundukkan Lyon 2-1 pada leg pertama 32 besar Liga Europa, di White Hart Lane, Kamis (14/2/2013).

Tottenham unggul lebih dulu berkat gol Gareth Bale pada menit ke-45. Ia menaklukkan Remi Vercoutre dengan tendangan kaki kiri di luar kotak penalti, yang membuat bola melesat masuk sudut kanan bawah gawang.

Tim tamu kemudian menyamakan kedudukan lewat Samuel Umtiti pada menit ke-55. Memanfaatkan bola liar hasil antisipasi William Gallas, ia menembakkan bola ke sudut kiri atas gawang dengan tendangan kaki kiri di pinggir kotak penalti.

Sesaat sebelum wasit meniup peluit tanda berakhirnya laga, Bale mencetak gol kedua. Gol kali ini merupakan hasil tendangan bebas, yang diberikan kepada Tottenham karena pelanggaran Maxime Gonalons kepada Bale.

Menurut catatan UEFA, sepanjang pertandingan, Tottenham menciptakan lima peluang emas dari delapan usaha, sementara Lyon melepaskan empat tembakan akurat dari sembilan percobaan.

Tottenham: 24-Brad Friedel; 5-Jan Vertonghen, 13-William Gallas, 28-Kyle Walker, 32-Benoit Assou-Ekotto; 2-Clint Dempsey (14-Lewis Holtby 67), 7-Aaron Lennon (22-Gylfi Sigurdsson 79), 8-Scott Parker (9-Jake Livermore 90), 11-Gareth Bale; 10-Emmanuel Adebayor, 19-Mousa Dembele

Lyon: 1-Remi Vercoutre; 5-Dejan Lovren, 6-Gueida Fofana, 13-Anthony Reveillere, 15-Milan Bisevac, 23-Samuel Umtiti; 17-Steed Malbranque (7-Clement Grenier 82), 21-Maxime Gonalons; 9-Lisandro Lopez (31-Rachid Ghezzal 88), 10-Alexandre Lacazette, 18-Bafetimbi Gomis

Wasit: Pedro Proenca

Read more »