Blog Archive

Rabu, 10 Oktober 2012

Printer "Satu Fungsi" Mulai Ditinggalkan



KOMPAS.com - Sempat dibutuhkan, pasar printer mulai menurun. Menurut lembaga survei Growth for Knowledge (GfK), di semester I tahun ini, jumlah printer single function (SF) alias fungsinya hanya mencetak, turun 28% dibanding periode I-2011.

"Penurunan di jenis priter ini sangat tajam seiring semakin banyaknya printer yang memiliki fungsi beragam, selain untuk mencetak juga bisa men-scan dan menggandakan (foto copy)," kata Johan Pangaribuan Senior Account Manager Telecommunication and Operator Business GfK.

Johan menyebutkan, penurunan penjualan juga terjadi untuk jenis printer multi-fungsi atau multi function (MF). Namun, penurunannya hanya 6,3%. Penurunan tersebut adalah karena saat ini pengguna cenderung memilih paperless, sehingga printer jarang digunakan, sehingga menjadi lebih awet.

Walaupun secara unit terjadi penurunan, nilai penjualannya justru naik. Johan bilang, nilai penjualan printer SF naik 24%, sedang jenis MF naik 2,5% di kurun waktu tersebut.

Menurut Johan, porsi penjualan printer SF masih terbesar, yaitu 55%. Sedang porsi printer MF hanya 45% dari penjualan printer nasional.

Merry Harun, Direktur Divisi Canon PT Datascrip, distributor tunggal produk Canon di Indonesia menguatkan adanya penurunan jumlah unit tersebut. "Printer yang berjenis single function ada tren penurunan penjualan. Karena memang tren sekarang ini sudah mengarah multi function semua," katanya.

Canon tercatat menguasai  62% pangsa pasar hingga akhir tahun lalu. Pada tahun 2012 ini, Canon menargetkan penjualan printer SF 850.000 unit dan 550.000 unit tipe MF. Untuk meningkatkan penjualan, Merry bilang, perusahaannya akan terus melakukan inovasi untuk membuat printer yang multi fungsi. (KONTAN/Merlinda Riska)

0 komentar:

Posting Komentar