Blog Archive

Kamis, 06 Juni 2013

Merasa Terancam, Fifie Buntaran Laporkan Manajernya ke Polisi


VEVANDA KENCANA PUTRIFifie Buntaran

JAKARTA, KOMPAS.com -- Artis Fifie Buntaran (33) melaporkan Heni Tania, rekannya di grup vokal Babydoll dan juga Boby selaku manajer grup tersebut ke Polrestro Jakarta Selatan, Selasa (4/6/2013) sore.

Alasan Fifie melaporkan mitra kerjanya ialah karena melakukan perbuatan tidak menyenangkan dan telah mencemarkan nama baik Fifie. Dalam laporan ke polisi, pemain film Rumah Bekas Kuburan itu didampingi penasihat hukum, Sophar Maru Hutagalung dan Iwan Panca.

Kisruh Fifie bersama dua mitra kerjanya di Babydoll terjadi pada Minggu 27 Mei 2013 jam 21.00 WIB. Kejadiannya di kediaman Fifie, Kemang, Jakarta Selatan.

"Waktu itu saya baru landing dari Yogyakarta abis shooting, mereka telepon mau ketemu saya hari itu untuk membicarakan soal nasib Babydoll. Saya sudah bilang bahwa fisik saya capek sekali. Kalau mau ngomong soal Baby Doll, saya bilang minggu depan saja. Tapi mereka memaksa akhirnya datang juga," bebernya.

"Ternyata saat ketemu intinya bukan membicarakan Babydoll tapi malah bicara urusan personal dan memfitnah saya. Intinya mereka datang dengan ekspresi yang tidak menyenangkan. Saya sebagai yang punya rumah merasa diancam oleh mereka," lanjut Fifie sesuai membuat laporan ke polisi sekaligus dilanjutkan berkas pemeriksaan perkara oleh penyidik.

Fifie mengakui, ditubuh Babydoll sedang ada masalah intern. Dia menduga kedua rekannya marah karena dia tidak mau menandatangani kerjasama Babydoll dengan sebuah label rekaman.

"Saya sempat didorong-dorong dan nyaris dijambak tapi saya masih bisa kabur. Bahkan, si Boby (manajer) sempat banting kursi dan saya didorong. Saya merasa terancam jiwa saya waktu itu," ungkap Fifie.

Atas kejadian yang dialaminya Fifie tersebut itu, Sophar Maru mengatakan, pihaknya menjerat dua mitra kerja kliennya itu dengan Pasal 310 KUHP (pencemaran nama baik) dan pasal 335 KUHP (perbuatan tidak menyenangkan).

"Seperti apa kelanjutannya permasalahan ini saya menyerahkan semuanya kepada penegak hukum. Semua persoalan kita selesaikan secara hukum saja," kata Fifie menimpali.

Di tempat terpisah, Heni Tania merasa tak mengeroyok Fifie.

"Tidak ada kok pengeroyokan itu. Kami datang ke rumah Fifie justru baik-baik, semua pembicaraan kami direkam lho," kata Heni dihubungi wartawan semalam.

 

 

0 komentar:

Posting Komentar