Blog Archive

Sabtu, 03 November 2012

Tiki Taka Swansea Redam Chelsea


AFP/ IAN KINGTONGelandang Chelsea, Victor Moses (kiri), saat berebut bola dengan pemain Swansea, Wayne Routledge, dalam lanjutan Premier League di Stadion Liberty, Sabtu (3/11/2012). Swansea berhasil menahan imbang Chelsea 1-1 dalam laga tersebut.

SWANSEA, KOMPAS.com - Swansea City, yang dinilai memiliki gaya permainan Tiki Taka ala Inggris, berhasil menahan Chelsea 1-1 dalam lanjutan Premier League di Stadion Liberty, Sabtu (3/11/2012). Tim tamu unggul lebih dulu berkat gol Victor Moses, sebelum Pablo Hernandez menyamakan kedudukan pada menit-menit akhir.

Meski bermain sebagai tamu, Chelsea terlihat lebih menguasai jalannya pertandingan pada menit-menit awal. Pada menit ke-12, Fernando Torres hampir membuka keunggulan timnya jika bola sundulannya tidak menyamping tipis di samping gawang Swansea.

Namun, Swansea bukan tanpa serangan. Bahkan, skuad asuhan Michael Laudrup itu mampu menekan barisan pertahanan "The Blues" pada pertengahan babak pertama. Dengan gaya permainan tik-tak yang rapi dan kompak, mereka sering merepotkan barisan pertahanan Chelsea.

Salah satu peluang terbaik yang diperoleh Swansea didapatkan gelandang Ki Sung-Yueng pada menit ke-27. Akan tetapi, bola tendangan pemain asal Korea Selatan itu setelah menerima umpan Wayne Routledge masih dapat diblok Gary Cahill.

Memasuki menit-menit akhir babak pertama, Chelsea terus menekan tuan rumah. Akan tetapi, sejumlah peluang yang didapatkan Torres dan kawan-kawan belum dapat dikonversikan menjadi gol.

Selepas turun minum, Chelsea kembali menekan tuan rumah dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya. Eden Hazard hampir membuka keunggulan Chelsea pada menit ke-60. Tapi, bola dari hasil tendangan bebasnya masih dapat ditepis kiper Gerhard Tremmel, sehingga hanya menghasilkan sepak pojok.

Namun, dari tendangan pojok itu, gol pertama Chelsea lahir pada menit ke-61. Bola umpan tersebut mengarah lebih dulu ke Gary Cahill yang menyambutnya dengan  sundulan ke arah gawang. Bola itu sempat mengenai kepala Moses, sebelum masuk ke dalam pojok kanan atas gawang Swansea.

Sepanjang pertengahan babak kedua ini, Swansea sebenarnya mampu menciptakan beberapa peluang. Tapi, kiper Petr Cech tampil cukup sigap menahan gempuran pasukan tuan rumah. Salah satu aksinya itu terjadi pada menit ke-74, ketika menepis tendangan keras Nathan Dyer.

Kedua tim terus melancarkan serangan ke gawang masing-masing lawan hingga menit-menit akhir laga. Pada menit ke-88, Swansea akhirnya berhasil menyamakan kedudukan setelah bola tendangan Pablo menembus jala Cech. Skor 1-1 pun tidak berubah hingga wasit meniup peluit panjang.

Dengan hasil ini, Chelsea harus turun satu peringkat ke posisi dua dengan 23 poin, tertinggal satu angka dari Manchester United di puncak klasemen sementara. Sedangkan, "The Swans" berada di peringkat 12 dengan 12 poin.

Susunan Pemain:
Swansea:
25-Gerhard Tremmel, 6-Ashley Williams, 16-Garry Monk, 22-Angel Rangel, 33-Ben Davies, 7-Leon Britton (10-Danny Graham 65), 20-Jonathan De Guzman, 24-Ki Sung-Yueng, 9-Michu, 11-Pablo (17-Etey Shechter 79), 15-Wayne Routledge (12-Nathan Dyer 65).

Chelsea: 1-Petr Cech, 2-Branislav Ivanovic, 3-Ashley Cole, 24-Gary Cahill, 28-Cesar Azpilicueta, 6-Oriol Romeu (7-Ramires 45), 12-John Mikel Obi, 13-Victor Moses (23-Daniel Sturridge 73), 17-Eden Hazard, 9-Fernando Torres, 11-Oscar (34-Ryan Bertrand 80).

Wasit: Kevin Friend.

 

0 komentar:

Posting Komentar